Thursday, February 19, 2015

Kingsman: Nothing’s Really New but Nothing’s Boring and Everything’s Fun





Colin Firth termasuk aktor yang lebih sering memainkan peran yang tenang dan serius dalam drama, (meski King Speech sebenarnya tergolong lucu di mata saya). Dua Film Colin Firth yang agak nyeleneh yang pernah saya tonton hanya Mama Mia! (2008; supporting actor) dan Gambit (2012; lead actor), memang sih Colin Firth main di 2 film Bridget Jones yang kocak namun perannya di situ justru sebagai Darcy yang kaku, jadi enggak masuk hitungan lah.



Jadi waktu saya lihat trailer Kingsman: The Secret Service mata ini langsung lengket karena Pak Colin kelihatan keren banget dalam adegan action dan somehow still looks elegant with the suit, the (what now known as hipster) glasses and the black umbrella (meski bagiku dia akan selalu keren tanpa cela kapanpun dan di film apapun)  

Film ini sebenarnya tidak menampilkan plot, penjahat, motif, lokasi, gadget yang revolusioner atau baru. Semuanya pasti sudah pernah kita lihat dan kita dengar di film-film agen rahasia dan action. Dalam dialog Kingsman justru itu disinggung dengan sadar diri, salah satu anggota Kingsman berucap bahwa cerita-cerita tentang agen rahasia sekarang ini terlalu serius, nggak ada lagi yang lebay dan teatrikal.

Lebay dan teatrikal juga bukan resep baru buat para sutradara, namun memang bukan resep yang gampang dipraktekkan juga. Kalau nggak pas jadinya malah aneh, atau lebay yang bikin jijay. Namun di Kingsman jurus lebay dan teatrikal ini justru jadi kunci bagi semua premis-premis tua dan klise untuk disajikan dengan seger banget.

Kalo lo sekarang mikir “premis-premis tua dan klise kayak apa sih maksud lo?” 

Maksud gue yang kayak gini lhooo (awas spoiler)

  • Konsep guilt dan balas budi
  • Ayah tiri dan domestic abuse
  • Good brain + skills but bad motivation and attitude (urakan) 
  • Social class, priyayi versus rakyat jelata
  • Bootcamp and harsh recruitment setting
  • Penjahat yang berniat menguasai dunia (huahahahahahah)

Contoh premis-premis di atas kan sudah sering banget diulang-ulang di berbagai narasi. Film Kingsman nggak berusaha untuk menyamarkan premis klise itu dengan complication, psychological game, intense drama, atau apa lah yang lain. Kingsman mengikuti dengan santai tahap demi tahap  dari sebuah pola film bergender spy dan action, dialognya juga nggak witty atau vulgar banget.

Jadi apa nih yang bikin bagus?? Andai bisa in-depth interview sama sutradaranya. Apakah karena akting aktor-aktornya yang (beberapa) sudah mateng banget (selain Firth ada Mark Strong! dan Michael Caine)?  design produksi? pengambilan gambar action sequence yang keren? Or it’s just basically the beautiful bespoke tailored suits that looks magnificent on Mr Firth's body

But maybe… just maybe, a good art is the one which is fun to be dissected and talked  about and yet impossible to  theorize about


No comments:

Post a Comment